Capit Hatiku dan Puisi Lainnya – Daily Sastra

Capit Hatiku dan Puisi Lainnya

Dari Sebatang Kebenaran

Aku tahu
Ini tak bertahan lama
Rinduku menguap di bawah kolong meja
Tersentuh dari lentiknya jari jemari yang mencoba mengais sukma
Buku ini tanda keabadian Gawai ini tanda kefanaan Kantong hitam ini tanda bekal Keabadian yang takkan terbantahkan dari berbagai delusi-delusi yang semu Kefanaan takkan dibela bahkan jika harus melawan dari garis fatwa-Nya Kantong hitam takkan koyak walaupun termakan zaman
Bekal hidup di alam baka Nyiur suara gemuruh lenguhanmu masih melekat di daun telinga Aku tahu Namun mungkin Coba kau bawa saja Buku, gawai, dan kantong hitam itu Mungkin dapat memberikan arti kebenaran, arti kefanaan, dan arti bekal Itu saja Lestari Sastra, 1 Oktober 2022 Capit Hatiku Seperti capit jemuran ini, Drupadi Kau gantung setiap lengah biasanya ku adu di penghujung senja Tak pelik siratkan beberapa arti yang Menggenang di ruamnya kalbu
Bisik-bisik gulana yang menyisir setiap jiwa yang terasa kebingungan Kapan kusut malam segera usai?Jika manisnya pagi selalu kuharapkan untuk senantiasa meratap disetiap penggal doaku
Lestari Sastra, 3 Oktober 2022
Seutas rambut
Aku tak bisa bercumbu lagi Ketika bahuku tak ada dengusan akrab dari bibirmu Aku tak bisa membaca lagi Saat rembulan tak sanggup lagi mengeja cintanya pada bintang-bintang Tapi seutai rambutmu Ku selipkan dilipatan saku kemeja biru Sambil tersenyum pilu Kau, rasaku, dan kelu Masih sebatas semu
Lestari Sastra, 4 Oktober 2022
Daily Sastra
Assalamualaikum. Perkenalkan nama saya Ayu Lestari, hidup di tengah-tengah sudut kota kecil yang melegenda tepatnya di Kota Lasem. Saya merupakan penulis pemula yang ingin mendedikasikan diri khususnya dibidang kepenulisan. Akun Media Sosial FB : Aeyu Loestari IG : @ayu_lestari230801 @lestari_sastra WA : 0858 - 6803 - 1099