Lestari Sastra Waktu Kini Temaram langitmu semakin lama ku nikmati Izinkan ku mengeram cukup dalam untuk menghangatkan tubuhku yang sering tersengat matahari Kuncup-kuncup menara bangunan, manusia-manusia lalu-lalang menghabiskan separuh waktu untuk mengejan Ini seperti tempat yang nyaman untuk merindu Seperti biasa, di balik batas kota itu Lasem, 5 Agustus 2023 Parodi Mesra Tuhan Memang cintaku tak seberuntung rembulan di kala malam Tapi cintaku selalu utuh Bersama rindangnya daun yang terhuyung embun Tuhan Layaknya pantas untuk dicintai Apakah per-empuan seperti aku, layak disukai? Mengapa tak ada dayung yang menyambut perahuku Sedangkan aku Masih terombang-ambing ombak kecil setiap petang Tuhan Layaknya hamba yang ringkih Apakah man-usia seperti aku Layak dikasihani? Sayangi aku... Sebagaimana kau juga sayang padanya Lasem, 11 September 2023 Sederhana, Mulia, Sempurna Ibu Cintamu sederhana Sesingkat kau bawakan aku teh hangat dan biskuit kesukaanku setiap pagi Ibu Cintamu mulia Semulianya doa yang kau rajut di tengah malam Saat anakmu tidur terlelap Ibu Cintamu paling sempurna Sesempurna sabarmu saat kabar dari sang anak tidak kunjung datang Lasem, 12 September 2023





Leave a Reply