Sumber Gambar (Doc. Syifa Jannatuzzahra/dailysastra.com). Erami Akhlakku Oleh: Lestari Sastra Alih-alih mengucap satu kalimat Berkata satu kata pun daku masih gagap harus takdzim Akhlakku masih minim Lagi-lagi dibenturkan dengan realita Acap kali atmaku menggerung tak kuasa Dibalik bentroknya suara hati ...
Penulis: Riessa Tungku Tua Bertahun aku di sini Bersandar pada bilik bambu Berteman kayu-kayu Tubuh terbalut abu jelaga Panas terbakar api membara Diri menghitam bagai arang Tungku tua tak lekang oleh zaman Surabaya 14 Juni 2022 Kembang Api Malam itu ...
Penulis: Rusti Suwarni Catatan Masa Kecil di balik jendela sunyi kita pernah menitipkan harapan Pada ranting dan dahan yang di singgahi lembut embun pagi dengan rasa jiwa yang sahaja kita terjaga menyambut hari menyapa bersama mimpi apa adanya tak ada ...
Larung SesajiAku susuri sungai yang mengalun riuh dengan gelombang derunya Simpang siur orang-orang berbondong-bondong merapal doa Selamat dan sentosa harap menghinggap dalam satu waktu Penyair yang hendak merapal di tengah laut itu membawa seserahan Dari sepenggal kepala kambing, segenggam bunga ...
Aku, perempuan yang sedang beranjak dewasa dengan sangat abu-abu. Hidup berliku-liku menyusuri penat yang tiada henti. Sebut saja aku, Dini. Aku terlahir di keluarga sederhana. Ini ceritaku, saat masih di bangku SMK. Aku alumni SMK Bakti Ceria 12. Aku mengambil ...
Rintih Sayu Di bawah sinar rembulan Tampak noda merintih Ku sampir selendang kenangan Hilang ditemani rembulan Sayup sayu rinduku Terbang tinggi ke angkasa pura Jatuh bersimpuh Di hadapan sang Dewa-Dewi suci Dimanakah kenangan itu Kabur ditengah keramaian Aku masih menunggumu ...
Jemu Bohlam Lampu Akan ku maknai Rindu itu bak apa, kasih Layaknya semburat bohlam lampu yang redup tanpa aliran listrik Seperti diriku, kalang kabut mencari aliran listrik Seperti dirimu, mondar-mandir mencari bohlam lampu Sama-sama mencari Tapi tak kunjung dicari Saling ...
Dari Sehelai Telinga Telingamu Laksana kerlingan kuncup bunga Yang ingin mereka Tanda kebahagiaan Terselimut kemaluan Malu jikalau semerbaknya Tak seharum dulu Dimana suluran ucapannya masih selembut sutra Rajutannya terlihat rapi Aku mengendap-endap dalam tong kosong Mencari sembari menjamah apa isi ...
Tidak Ketemu Ku kira sepemikiran Ternyata berseberangan Aku meminta di hilir Engkau berpadu dengan air yang surut Aku yang ideologis Denganmu yang materialis Daku berpikir dengan sistematis Padamu yang suka merogoh kehidupan dengan realistis Aku bertanya pada katak di seberang ...






