Picture: pixabay.com Lestari Sastra Pena Adakah yang seperti pena? Dimana sepekat tinta dapat mengjulangkan dunia lebih mudah ketimbang hanya bemulut busa Pena mempunyai isi Benar-benar harus terlatih dan menempuh waktu belajar sampai bertahun-tahun Mewakili curahan setiap orang Dan membuka mata ...
Masam di Pandang Mata Sekejap senyum merekah di balik pintu Isyaratkan kelabu Kau indah, namun duri Kau menawan, namun menyayat hati Bisikan raut-raut masam pun bertengger di depan mata Kau ini siapa Apa tanda yang ingin kau cari Jelas-jelas di ...
Memeluk Dinginnya HujanOleh: Lestari Sastra Rintik hujan Tak mampu menahan dinginnya atap dinding rumahku Seakan turun Hanya membasahi sebagian dari tanah tandus Mula ku pandangi aroma airmu Tak ada keruhnya Sama seperti peluh yang mengalir kian derasnya Gemuruh suara hentakan ...
Oleh: Ayu Lestari @ayu_lestari230801 Potret kehidupan yang silih berganti, dari tahun ke tahun mempunyai kenangannya masing-masing. Ucapan terima kasih secara verbal pun rasanya belum cukup untuk mewakili semua pelajaran yang bisa aku petik. Baik dalam proses memaknai akan hidup, cara ...
Ia Puisi Oleh: Lestari Sastra Perempuan itu puisi Dimana lekukan senyum syahdunya adalah puisi Iringan lirih yang mendayu-dayu itu jua adalah puisi Setiap bait dan rimanya beribadah sendiri pada puisi Majas-majas dan diksi bersujud untuk puisi Kekaguman bagi Sang Khalik ...
Penulis: Riessa Tungku Tua Bertahun aku di sini Bersandar pada bilik bambu Berteman kayu-kayu Tubuh terbalut abu jelaga Panas terbakar api membara Diri menghitam bagai arang Tungku tua tak lekang oleh zaman Surabaya 14 Juni 2022 Kembang Api Malam itu ...
Penulis: Tora Kundera Proklamasi Cinta Rasa ini tertuju padamu Menggumpal semanis madu Membongkah sebeku rindu Tak goyah setegak tugu Dikilometer nol Djogdjakarta Ku lukis sketsa tentang kita Tepat di hari lahir Indonesia Merdeka Kubacakan naskah proklamasi cinta kita 'Proklamasi Cinta' ...






