Sumber Gambar (Doc. Syifa Jannatuzzahra/dailysastra.com). Erami Akhlakku Oleh: Lestari Sastra Alih-alih mengucap satu kalimat Berkata satu kata pun daku masih gagap harus takdzim Akhlakku masih minim Lagi-lagi dibenturkan dengan realita Acap kali atmaku menggerung tak kuasa Dibalik bentroknya suara hati ...
Alineaku Terlihat Masih Basah Oleh: Lestari Sastra Kita seperti alinea yang masih bergelantungan di lantai yang basah Untuk mengeja saja perlu kata per kata Untuk menjadi kalimat saja perlu frasa yang sederhana saja Mungkin, paragraf kehidupan kita belum bisa menemukan ...
Penulis: Ayu Lestari Sinar mentari yang coba memancarkan cahaya yang terlukis di langit. Tak lupa kicauan burung menandakan alarm alami bagi siapapun yang ingin menghempaskan selimut lembutnya di pagi hari untuk beraktivitas sehari-hari. Namaku Zidan. Anak dari sepasang petani suruhan ...
Kereta dan Rinduku Oleh: Lestari Sastra Rasa ingin jumpa kian memaksa masuk Tatkala ribuan gemuruh hinggap di riuhnya kepala yang kusam Sedang apa dirimu Aku hanya bisa termenung merajut senyumnya sang bintang malam Kau pernah bilang "Tunggu dulu, tahan saja ...
Dari Sebatang Kebenaran Aku tahu Ini tak bertahan lama Rinduku menguap di bawah kolong meja Tersentuh dari lentiknya jari jemari yang mencoba mengais sukma Buku ini tanda keabadian Gawai ini tanda kefanaan Kantong hitam ini tanda bekal Keabadian yang takkan ...
Penulis: Rayhan Yusuf Sultan Syah Sebuah Desa Asri Coba renungi sebuah desa Di lereng gunung indah nan asri Rerumputan hijau menari-nari di tiup angin sejuk Kicau burung Pipit meramaikan nuansa pagi Para petani mencangkul sambil bernyanyi Sampai siang hari Suasana ...
Penulis: Tora Kundera Proklamasi Cinta Rasa ini tertuju padamu Menggumpal semanis madu Membongkah sebeku rindu Tak goyah setegak tugu Dikilometer nol Djogdjakarta Ku lukis sketsa tentang kita Tepat di hari lahir Indonesia Merdeka Kubacakan naskah proklamasi cinta kita 'Proklamasi Cinta' ...
Rintih Sayu Di bawah sinar rembulan Tampak noda merintih Ku sampir selendang kenangan Hilang ditemani rembulan Sayup sayu rinduku Terbang tinggi ke angkasa pura Jatuh bersimpuh Di hadapan sang Dewa-Dewi suci Dimanakah kenangan itu Kabur ditengah keramaian Aku masih menunggumu ...
Cermin Waktu Cermin yang setengah retak Untuk bersolek di balik pintu Cermin itu Tak seperti cermin-cermin yang lain Kusam dimakan waktu Legam tergerus jemu Berkali-kali ku tatap dengan wajah semburat layu Tak ada kehidupan Seolah ingin menguluh dan berkesah Aku ...
Jemu Bohlam Lampu Akan ku maknai Rindu itu bak apa, kasih Layaknya semburat bohlam lampu yang redup tanpa aliran listrik Seperti diriku, kalang kabut mencari aliran listrik Seperti dirimu, mondar-mandir mencari bohlam lampu Sama-sama mencari Tapi tak kunjung dicari Saling ...









