Rindu – Daily Sastra

Kereta dan Rinduku Oleh: Lestari Sastra Rasa ingin jumpa kian memaksa masuk Tatkala ribuan gemuruh hinggap di riuhnya kepala yang kusam Sedang apa dirimu Aku hanya bisa termenung merajut senyumnya sang bintang malam Kau pernah bilang "Tunggu dulu, tahan saja ...

Dahan Berkarat Kabut putih menjelma muram Gerangan yang tak terpikirkan oleh riuhnya pikiran Diam yang bersemu kelu Rasa pun jua tak menentu Senar berkarat Hati tersekat Dari rindangnya dahan yang mengibaskan peluh-peluhnya Bagaimana lagi.... Aku yang belum bisa membenahi cerminku ...

Sekitar raga dengan jejeran buku yang usang Tak bersuara Hanya denting jam yang selalu memberikan suasana Sedangkan debu yang melekat Seperti tak ingin lenyap Buku... Jika saja kau bisa berbicara kepadaku Apa yang ingin kau sampaikan Bukan hanya secarik majas ...