Warga Tionghoa Lasem Gelar Tradisi Cio Ko di Klenteng Cu An Kiong – Daily Sastra

Warga Tionghoa Lasem Gelar Tradisi Cio Ko di Klenteng Cu An Kiong

Exif_JPEG_420

Rembang, dailysastra.com – Tradisi ‘Cio Ko’ atau sembahyang rembutan dilakukan Warga Tionghoa Lasem yang diselenggarakan di Klenteng Cu An Kiong, Soditan Lasem. Jumat (12/8/2022).

Warga lokal setempat berbondong-bondong berdatangan dan mengantri di depan pintu klenteng. Selain itu terlihat ada dua personil Kapolsek Lasem yang dikerahkan untuk menjaga ketertiban acara.

Isian sembako sangat bervariasi, mulai dari minyak, mie instan, makanan ringan dan lain-lain. Namun sebelumnya, Warga Tionghoa bersembahyang terlebih dahulu untuk para arwah-arwah yang telah tiada.

Maisaroh, warga lokal setempat menyampaikan sembahyang rebutan ini telah dilakukan sejak lama.

“Tiap satu tahun sekali, biasanya digelar pas Bulan Agustus pertengahan pertengahan, tapi ini kok maju di awal bulan Agustus,” ucapnya.

Maisaroh juga menuturkan saat satu tahun yang lain tepat di musim maraknya virus Covid-19 tradisi ini tetap berjalan namun dengan cara dibagi-bagikan dari rumah ke rumah warga.

Senada dengan itu, Irawan yang asli keturunan Tionghoa dan juga selaku penjaga klenteng menjelaskan tradisi ini utamanya dipersembahkan untuk para arwah yang sudah tidak punya saudara serta juga diberikan untuk arwah yang sudah tidak dirawat keluarganya.

Irawan mengibaratkan jika dikalangan orang muslim disebut seperti kirim doa, kalau di kalangan Warga Tionghoa sebutanya sembahyang rebutan. Hanya saja, berbeda konteks dan peribadatannya saja,

“Setahun sekali tradisi ini dilakukan. Makna dari adanya sembahyang rebutan selain mendoakan, kami juga meyakini arwah-arwah yang didoakan akan berdatangan lewat pintu-pintu. Setelah satu bulan, arwah tersebut akan kembali ke asalnya,” lanjut Irawan.

Telah 600 tahun silam tradisi ini masih diadakan dan dilestarikan, dan sejak Klenteng Cu An Kiong telah dibangun di Desa Soditan Lasem.

Daily Sastra
Assalamualaikum. Perkenalkan nama saya Ayu Lestari, hidup di tengah-tengah sudut kota kecil yang melegenda tepatnya di Kota Lasem. Saya merupakan penulis pemula yang ingin mendedikasikan diri khususnya dibidang kepenulisan. Akun Media Sosial FB : Aeyu Loestari IG : @ayu_lestari230801 @lestari_sastra WA : 0858 - 6803 - 1099